p-ISSN / e-ISSN: 3063-878X Bapperida Kabupaten Gunungkidul
ANALISIS FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6–59 BULAN: STUDI CASE-CONTROL DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
PDF

Kata Kunci

Balita
Kesehatan Lingkungan
Sanitasi Lingkungan
Stunting

Abstrak

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Sampel berjumlah 142 balita yang terdiri dari 71 kasus (stunting) dan 71 kontrol (tidak stunting), dipilih menggunakan teknik fixed disease sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan pengukuran antropometri sesuai standar WHO. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 95% serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan SPAL (OR = 5,096), ventilasi rumah, pencahayaan, kebiasaan membuka jendela (OR = 27,215), perilaku cuci tangan menggunakan sabun (OR = 9,068), serta riwayat batuk pilek berhubungan signifikan dengan kejadian stunting (p < 0,05). Sementara itu, kepemilikan jamban, keberadaan keluarga perokok, dan riwayat diare tidak menunjukkan hubungan signifikan (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa faktor sanitasi lingkungan dan kondisi fisik rumah berperan penting dalam kejadian stunting. Intervensi berbasis lingkungan, khususnya pengelolaan air limbah dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, perlu diperkuat untuk mendukung upaya penurunan stunting.

PDF